Prinsip Sirkulasi & Tata Letak Furniture Custom yang Benar
Mengapa ruangan terasa sesak meski luas? Pelajari aturan jarak sirkulasi 90 cm, swing door vs sliding door, serta penempatan titik stopkontak tanam.
Ditulis oleh Tim Teknis SAVOY•Diperbarui •6 menit baca
Bagikan:
Ruangan yang nyaman bukan yang paling banyak diisi perabot. Justru sebaliknya - kemewahan sejati sebuah interior ada pada ruang kosong yang masih bisa dilangkahi, laci yang masih bisa dibuka penuh, dan tubuh yang tidak perlu miring untuk lewat.
Backdrop TV gantung (floating) membebaskan area lantai sehingga ruang keluarga terasa dua kali lebih luas dan mudah dibersihkan.
Kenapa Ruangan Luas Bisa Tetap Terasa Sesak
Lorong sirkulasi di bawah 70 cm - dua orang berpapasan harus saling menyingkir, atau kursi makan yang ditarik menabrak pintu lemari.
Pintu lemari menabrak lampu gantung atau stopkontak, karena radius ayunan pintu built-in tidak dihitung sejak awal desain.
Kaki kabinet lantai menghalangi robot vacuum, sehingga debu di kolongnya tidak pernah benar-benar terjangkau.
Angka-Angka yang Kami Pegang Saat Mendesain
Minimal 90 cm untuk jalur sirkulasi utama, dan minimal 80 cm antara meja makan dengan dinding pembatas.
Kabinet floating diangkat 20-25 cm dari lantai - selain memberi efek melayang, kolong ini juga jadi jauh lebih mudah dibersihkan setiap hari.
Simulasi bukaan pintu dan laci dibuat di gambar kerja 3D sebelum produksi dimulai, supaya nol tubrukan begitu dipasang di lokasi.
Masih ragu menentukan pilihan?
Kirimkan kondisi ruangan Anda, kami bantu rekomendasikan yang paling masuk akal.